BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Waka Polres Bitung Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Samrat 2026


Cyberkrimsus.web.id
BITUNG — Dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Bitung menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Samrat 2026, Senin (2/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Apel dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Bitung, Kompol Johanis Heintje Daniel Korompis, S.E., yang membacakan amanat Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie S.I.K., M.H. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda dan lintas instansi, di antaranya perwakilan Wali Kota Bitung, Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Ketua Pengadilan Negeri Bitung, Dandim 1310/Bitung, Ketua DPRD Bitung, Danyonmarhanlan Bitung, Subdenpom Bitung, Kasat Pol PP Bitung, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bitung, para kepala UPT, Ketua Senkom Bitung, pejabat utama Polres Bitung, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanat Kapolda Sulawesi Utara yang dibacakan Wakapolres Bitung, disampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian penting dari proses manajerial guna memastikan kesiapan Polri bersama seluruh instansi terkait dan potensi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan operasi di lapangan. Kesiapan tersebut meliputi personel, kemampuan, serta sarana dan prasarana pendukung.

Kapolda Sulut juga memaparkan data kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Sulawesi Utara selama periode Oktober hingga Desember 2025. Tercatat sebanyak 619 kejadian kecelakaan lalu lintas, dengan korban meninggal dunia 71 orang, korban luka berat 81 orang, korban luka ringan 884 orang, serta kerugian material mencapai Rp1.337.827.500. Data tersebut menunjukkan bahwa angka kecelakaan masih tergolong tinggi dan membutuhkan langkah strategis serta terpadu.

Untuk menekan angka kecelakaan dan menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan nyaman, Polda Sulut bersama jajaran Polres melaksanakan Operasi Keselamatan Samrat 2026 dengan berbagai target kegiatan. Di antaranya 6.400 kegiatan Dikmas Lantas, berupa penyuluhan dan pemasangan spanduk, stiker, baliho, program Polisi Sahabat Anak, Cara Aman ke Sekolah, patroli keamanan sekolah, serta pembinaan Pramuka Saka Bhayangkara Lalu Lintas.

Selain itu, dilaksanakan 2.098 kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli, serta penindakan terhadap 8.895 pelanggaran melalui tilang elektronik (ETLE), tilang mobile, dan teguran tertulis menggunakan blangko teguran.

Operasi ini mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.”

Dalam amanatnya, Kapolda Sulut menekankan lima poin utama, yakni memberikan pelayanan maksimal dengan menggelar kekuatan secara tepat pada titik rawan kemacetan dan kecelakaan melalui koordinasi lintas instansi; meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kriminalitas; mengoptimalkan penggunaan sarana dan prasarana; melakukan terobosan kreatif yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum; serta melakukan penegakan hukum secara tegas namun tetap humanis.

Sementara itu, Wakapolres Bitung Kompol J.H. Daniel Korompis, S.E. menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Samrat 2026 di wilayah hukum Polres Bitung melibatkan 50 personel, dengan kemungkinan penambahan kekuatan dari instansi eksternal seperti TNI, Dinas Perhubungan, dan unsur terkait lainnya sesuai kebutuhan di lapangan.

“Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 2 Februari hingga 15 Februari 2026,” jelas Wakapolres.

Pada kesempatan tersebut, Polres Bitung juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Bitung untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Penggunaan helm dan sabuk pengaman, kepatuhan terhadap batas kecepatan, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta menghindari perilaku berisiko menjadi perhatian utama.

“Keselamatan dalam berkendara sangat penting, karena ada keluarga yang menunggu kita pulang ke rumah dengan selamat,” pesan Wakapolres Bitung dengan penuh makna.

Dengan digelarnya Operasi Keselamatan Samrat 2026, diharapkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Bitung dapat terus terjaga, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. { RED }
Baca Juga
أحدث أقدم
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
CYBERKRIMSUS
FIRM AND CORRECT