Natal BPD GBI Sulut–Gorontalo,Momentum Meneguhkan Integritas, Disiplin, dan Persaudaraan


cyberkrimsus.web.id
Manado – Suasana penuh khidmat mewarnai perayaan Natal Badan Pengurus Daerah (BPD) Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sulawesi Utara–Gorontalo yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado. Ibadah Natal ini menjadi ruang refleksi iman sekaligus penguatan nilai kebersamaan bagi seluruh pelayan dan jemaat GBI di wilayah Sulut–Gorontalo.

Perayaan tersebut menghadirkan Ketua BPD GBI Sulut–Go, Pdt. Hanny Pantow, S.Th, sebagai pembicara utama. Dalam pesan Natalnya, ia menekankan pentingnya ketertiban, ketaatan terhadap aturan gereja, serta tanggung jawab rohani dalam kehidupan pelayanan dan organisasi gereja.

Menurut Pdt. Hanny, tata kelola kehidupan berorganisasi di lingkungan GBI telah diatur secara jelas dalam Tata Dasar Gereja. Oleh karena itu, setiap pejabat gereja memiliki kewajiban rohani yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, termasuk komitmen dalam hal perpuluhan. Ia menegaskan bahwa BPD memiliki kewenangan untuk menerapkan disiplin gerejawi apabila terjadi pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen BPD GBI Sulut–Go dalam menjaga integritas pelayanan, membangun keteladanan para hamba Tuhan, serta menciptakan tata kelola organisasi gereja yang sehat, tertib, dan berlandaskan nilai-nilai Alkitabiah.

Sebelumnya, sambutan pembuka disampaikan oleh Dr. Drs. KH. Ulyas Taha, M.Pd, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara. Dalam pesannya, ia menggarisbawahi pentingnya persatuan dan harmoni di tengah keberagaman keyakinan yang ada di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara.

“Kita mungkin berbeda dalam keyakinan, namun kita dipersatukan oleh nilai-nilai ketuhanan dan semangat keimanan yang mengajarkan kasih serta saling menghormati,” ungkapnya.

Perayaan Natal ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkai, SH, MH, yang turut memberikan sambutan. Kehadiran perwakilan pemerintah daerah tersebut mencerminkan dukungan terhadap peran strategis gereja dalam membangun kehidupan rohani, sosial, serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di daerah.

Ibadah Natal ditutup dengan doa oleh Pdt. Maxi R. Akay, S.Th, selaku Sekretaris BPD GBI Sulut–Go. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan Natal ini didukung oleh panitia yang terdiri dari Pdm. Marsel Pangalila, M.Th sebagai Ketua Panitia, Pdt. Theo Sunge, S.Th sebagai Bendahara, dan Pdt. Donny Turangan, S.Th sebagai Sekretaris Panitia Natal.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, perayaan Natal BPD GBI Sulut–Gorontalo berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan. Melalui puji-pujian, doa, serta persekutuan antar pelayan dan jemaat, momentum Natal ini menjadi pengingat akan panggilan gereja untuk terus hidup dalam kasih, menjaga kesatuan tubuh Kristus, serta melayani dengan hati yang tulus demi kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan masyarakat luas.

Momentum Natal ini juga dimaknai sebagai sarana evaluasi dan penguatan komitmen pelayanan bagi seluruh jajaran BPD, gembala, serta pelayan Tuhan di lingkungan GBI Sulut–Gorontalo. Dengan semangat Natal, seluruh elemen gereja diharapkan terus berjalan seirama, menjunjung tinggi nilai disiplin, keteladanan, dan kasih Kristus, sehingga kehadiran gereja semakin dirasakan manfaatnya bagi jemaat maupun masyarakat secara luas. Red

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak